
Kamis, 03 Desember 2015, Mahasiswa PPLK STKIP Ahlusunnah dan IAIN Bukittinggi adakan perpisahan dengan keluarga besar SMAN 1 Ampek Angkek. Mahasiswa yang melakukan praktek di SMAN 1 Ampek Angkek berjumlah 18 orang, diantaranya 11 orang mahasiswa STKIP Ahlusunnah dan 7 orang mahasiswa IAIN Bukittinggi dari berbagai prodi dan jurusan di kedua institusi tersebut. Mahasiswa Praktek di SMAN 1 Ampek Angkek selama lebih kurang dari 4 bulan, acara tersebut diahadiri oleh Kepala Sekolah, Wakil, guru dan Dosen Supervisor yang telah diundang. Dalam pertemuan tersebut salah seorang mahasiswa mengunggkapkan terimakasih kepada keluarga besar SMAN 1 Ampek Angkek yang telah memberikan masukan selama ini, dan meminta maaf jika ada materi yang tidak sesuai yang telah diberikan kepada peserta didik ujar mahasiswa yang bernama Siti Fatimah ini. Bapak Ridha Fauza selaku mewakili guru pamong mengunggkapkan bahwasanya pengalaman yang diberikan kepada mahasiswa PL belum lah seberapa, dan PL ini lah merupakan awalan untuk terjun ke masyarakat pada nantinya dan bapak juga menambahkan mahasiswa harus sudah mengetahui kegiatan guru yang sesungguhnya. Bapak Drs. H. Rusdianif, M.Pd dalam kata sambutanya mengunggkapkan hendaknya mahasiswa PL menjadi guru seutuhnya dan guru yang sebenarnya, profesi guru hendaknya harus didalami lagi agar menjadi guru yang profesional, bapak juga menambahkan terimakasih kepada STKIP Ahlusunnah dan IAIN Bukittinggi yang telah mempercayakan SMAN 1 Ampek Angkek menjadi tempat mahasiswa mereka untuk praktek, mudah-mudahan kerjasama ini terjalin lebih baik lagi untuk masa-masa yang akan datang ujar Bapak Kepala Sekolah SMAN 1 Ampek Angkek ini. Acara diakhiri dengan penyerahan piagam dari kedua Perguruang Tinggi tersebut.
